DM dapat menyebabkan berbagai komplikasi berbahaya, diantaranya :
- Koma diabetikum, merupakan komplikasi akut DM berupa penurunan kesadaran yang tiba-tiba (pingsan).
- Nefropati diabetik, salah satu komplikasi tersering, berupa kerusakan fungsi ginjal yang disebabkan oleh kebocoran selaput penyaring darah, akibat kadar gula darah yang tinggi.
- Kardiopati diabetik, yaitu gangguan jantung akibat diabetes. Kematian akibat kerusakan jantung dan pembuluh darah pada penderita Diabetes kira-kira 2-3 kali lipat lebih besar.
- Retinopati diabetik, yaitu gangguan pada mata yang disebabkan oleh rusaknya pembuluh darah menuju retina. Resiko terjadinya retinopati diabetik cukup tinggi yaitu sekitar 60%.
- Gangren, yaitu pembusukan luka yang disebabkan oleh menurunnya respons imun akibat kadar glukosa yang tidak terkontrol.
- Impotensi, yang terjadi akibat kerusakan pembuluh darah, sehingga aliran darah ke organ reproduksi terhambat.
- Neuropati diabetik, merupakan gangguan saraf pada penderita DM, berupa perasaan tebal dan menurunnya sensibilitas, sehingga penderita tidak menyadari jika ada bagian tubuh yang terluka.
Di dunia diperkirakan terjadi 3,2 juta kematian per tahun atau 1 di antara 20 kematian atau setiap 10 detik satu orang meninggal akibat Diabetes Mellitus/DM. Tidak hanya mereka yang berusia di atas 50 tahun saja, kini mereka yang berumur 20-30 tahun pun mulai terserang. Satu lagi fakta yang membuat permasalahan semakin rumit adalah Diabetes tidak bisa disembuhkan. Namun demikian, DM masih bisa dikendalikan bahkan bisa dicegah. Apa itu DM dan bagaimana cara mengendalikan dan mencegahnya ?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar